Tips urban exploration di jepang

Last modified date

Comments: 2

Urban exploration adalah salah satu petualangan yang sangat menyenangkan untuk beberapa orang. Wageyman sendiri cukup menyukai aktifitas nakal ini. Kenapa saya sebut nakal karena biasanya kamu akan masuk ke suatu tempat yang abandoned. Bisa karena ditutup atau di tinggalkan, tak jarang tempat tersebut masih milik suatu lembaga yang dimana dilarang untuk dimasuki.

Nah kalau mungkin dijepang akan lebih menyusahkan lagi. Hampir setiap tempat dilarang untuk dimasuki, Bila tak hati-hati kamu bisa berurusan dengan polisi.

Waktu saya tinggal di jepang saya setidaknya pernah melakukan 5 sesi urbex(urban exploration). Dan yang terparah pernah saya lakukan di daerah kobe dimana suatu hotel yang ditutup memiliki cctv aktif yang tidak saya sadari. Momen tersebut menjadi yang paling parah hingga saya berhenti untuk sekian waktu.

Banyak orang yang melakukan urban exploration memang menyukai, atau sekedar penasaran. Mungkin juga karena alasan seperti saya, yakni mencari foto ciamik. Ya, tempat terbengkalai punya vibe yang beda dan kerennya minta ampun.

Nah agar aman dalam menjalankan aksi kamu bisa menyimak beberapa tips berikut. Semua yang saya tulis berdasar pengalaman pribadi jadi semoga bermanfaat.

Mencari spot urban exploration

Untuk mencari spot kamu tak perlu bingung. Banyak hal yang dapat kamu cari entah dari foto yang bertebaran di internet, forum atau offline dengan bertanya pada teman orang jepang. Jangan tanyakan pada orang yang baru kamu kenal kemungkinan kamu dilaporkan akan ada. Atau yang paling mudah kamu dapat mengunjungi laman berikut

Nah dari laman diatas kamu dapat mencari banyak tempat yang bisa kamu kunjungi. Paling lengkap menurut saya, hanya saja laman tersebut 100% bahasa jepang jadi bila kamu RIP japan wajib pakai google translate.

Baca Juga  Legends of Runeterra (LOR): Patch 2.9.0 breakdown: Semua yang wajib kamu ketahui.

Gunakan pakaian tertutup.

Nah ini menjadi penyelamat saya kala terekam CCTV. Perlu dicatat kamu memasuki properti orang tanpa izin jadi pasang mindset kamu adalah maling. Selalu gunakan pakaian tertutup masker dan penutup kepala. Jaddi bilapun kamu ketahuan kamu bisa lari dan kenakan pakaian lain. Minimal kenakan 2 lapis atau bawa pakaian ganti. Bilapun ingin naik kereta baiknya gunakan rute memutar atau setidaknya jangan langsung ke rumah. Kalau memakai tas yang mencolok kamu bisa meninggalnya di locker stasiun atau pasar dan bila yakin bisa kamu bawa.

Jangan merusak dan hati-hati

Nah walau kamu maling tapi kamu bukan maling barang dan perusak. Tujuan urban exploration hanyalah explorasi kamu hanya melihat lihat dan kalau perlu mengambil foto. Jangan juga merusak properti yang ada, perhatikan juga pijakan. Karena tempat terbengkalai tak jarang ada pijakan rapuh yang akan berujung maut bila tidak hati-hati dan jangan membuat suara bising.

Sebelum masuk perhatikan sekitar

Nah untuk mengurangi resiko baiknya perhatikan sekitar. Dari mulai kemungkinan ada orang yang lihat atau ada tidaknya sistem keamanan. Juga untuk memastikan rute masuk yang aman. Bila menemukan pagar yang di jebol ada kemungkinan baik, bahwa ada yang pernah menyelinap masuk jadi mungkin rute tersebut aman. lihat juga rambu yang terpasang atau yang jatuh di tanah.

Jangan buang waktu

Kita tak akan tahu kapan dan apa yang akan terjadi berikutnya. Jadi bila kamu masuk jangan lama-lama. Lakukan semua yang kamu inginkan lalu pergi. Misal kamu lelah jangan beristirahat di dalam. Lakukan nanti atau sebelum memasuki area.

Jangan pergi beramai-ramai

Dulu saya selalu pergi seorang diri, selain mengurangi resiko sendiri juga membuat aktifitas kita lebih efisien. Tak perlu menunggu teman tak perlu memikirkan teman. Sendiri bisa mempercepat waktu dan proses.

Baca Juga  Cara mudah download Manga/Komik

Jangan share foto dengan mencantumkan tempat

Hal ini pernah mebuat saya dalam masalah, Karena mencantumkan detail lokasi dan ada rekan kerja yang memarahi untung bisa saya redamkan. Karena memandang saya jadi kriminal(walau memang begitu). Untuk menghindari kasus serupa atau lebih parah bilapun kamu share foto cukup pakai nama kota atau perfektur saja. Atau lebih amannya tidak sama sekali.

Waspada dan hati-hati

Ini adalah guide untuk menjaddi kriminal jadi pertama jangan libatkan artikel ini bila kamu kena masalah. Saya hanya sharing. Cukup di ingat hukum di jepang bukan karet kaya negara ini. Namun ada sedikit kemiripan kalau di negeri ini tumpul ke atas tajam kebawah, disana tumpul ke pribumi tajam ke pendatang. Memang mungkin tak tertulis tapi di masyarakat kamu bisa merasakan bahwa pendatang di cap pelanggar aturan.

Nah cuma tadi yang mungkin saya pernah rasakan dan bisa menjadi pembelajaran. Belajar nakal. Sekian dari saya dan berikut beberapa penampakan Foto hasil jepretan alakadarnya di OSAKA, KOBE, dan NARA yang pernah saya ulik.

Share

2 Responses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post comment