Kenapa VGA bisa mahal banget?

Kamu mungkin sadar betapa mahalnya VGA sekarang. Kira-kira kenapa ya VGA yang cuma kaya gitu bisa mahal banget.

Beberapa bulan terahir ini sangat susah mendappatkan VGA baru. Baik itu new-gen maupun yang lebih tua. Stock di toko dan lapak online maupun offline menipiss dan harga melambung tinggi.

Jadi sekarang ini permintaan melebihi pasokan yang ada dan terjadilah supply and demand teori dari hukkum ekonomi yang menyebabkan harga melambung tinggi

Karenanya disini akan wageyman bahas dari berbagai faktor. Mungkin kamu sudah tahu dan mungkin ada beberapa poin yang baru buat kamu. Jadi bisa menambah pengetahuan deh.

Cryptocurrency Miners

Ok bagi kamu penggiat hardware pasti para penmbang ini menjadi villain dan pelaku utama kenaikan harga VGA. Para orang tajir yang doyan borong VGA khusunya yang high end ini memang menjadi musuh utama para PC user yang hendak menimang VGA baru. Susahnya lagi para miner ini juga menjual VGA bekas mining untuk upgrade rig mereka dengan harga yang kadang tak layak untuk VGA bekass mining. Jadi bila hendak membeli VGA second harap hati-hati. atau bisa lihat guide berikut

Satuhal yang cukup bisa kamu catat bila kamu bukan miner adalah VGA yang mereka pakai setidaknya harus memiliki VRAM 4gb atau lebih. Jadi biasanya VGA dengan VRAM 4gb atau kurang akan lebih aman dan anti mining. Beli kesplenk aja.

Ya karena belum ada rig khusus mining maka miner juga tak akan meninggalkan VGA dalam waktu dekat. Dan bila ada tanda-tanda bitcoin mulai melambung bisa dipastikan VGA di pasaran akan makin gila.

Baca Juga  Legends of Runeterra (LOR): Patch 2.9.0 breakdown: Semua yang wajib kamu ketahui.

Penimbun Jahanam

Musuh para PC user bukan hanya miner yang doyan borong VGA. Ada juga oknum nakal nan bangsat yang melakukan penimbunan. Bukan nimbun masker atau sembak, tapi si anjing ini menimbun hardware khusunya vga yang harganya bisa naik samopai 2x lipat saat lagi anget-angetnya. Dan parahnya aksi penimbun hardware ini kurang dilirik khusunya di negara kita.

Jadi para penimbun masih bergerak bebas dan menjalankkan aksi bejat mereka dengan damai. Cara yang mereka pakaipun simple saja. Membeli stock banyak lalu menjual hanya ketika barang mencapai harga tinggi dikarenakan banyak permintaan dan kelangkaan barang. Pernah tahu barang goib? ya mereka pelakunya.

Cukai import

Dewasa ini pemerintah mulai sadar nih betapa gilanya pasar gaming di Indonesia tak hanya hardware yang merupakan barang keras cukai pun mulai diterapkan dalam pembelian game atau ingame curency yang notabenenya barang tak kasast mata. Ya mungkin ini tak salah mengingat negara lain yang lebih melek akan digital market sudah mengambil jalan serupa.

Untuk hardware sendiri sebut saja PPh pasal 22 yang naik dari 7.5% menjadi 10% dan rentang harga yang berbeda dengan kenaikan 2.5% menjadi 7.5% hingga 10% dimana ini cukup wow. iupun baru PPh belum cukai lain mungkin bisa BMTP,BMP,PPN dan banyak lagi.

Sedikit tips buat kamu yang beli rig di luar negeri dan membawa pulang dengan cara pribadi(dibawa sendiri) kamu bisa memasukkan ke tas dan saat landing bila masih akan menjalani proses karanina setelah mengisi angket kamu baiknya nempel petugas medis jangan ikuti petugas bandara karena akan masuk area percukaian yang dimana tidak akan murah. Itupun bila system managemen para pendatang massih ssama dengan awal tahun 2021. jadi bila sudah berbeda ya tips ini tak berlaku.

Baca Juga  Cara Mudah Convert File Dengan Telegram

Pandemi COVID-19

Pandemi ini tanpa dipungkiri menjadi salah satu pemicu besarnya harga dari suatu hardware. Dikkarenakkan makknin banyaknya orang yang bekerja atau yang beraktifitas di rumah membuat kebuttuhan akan barang elektronik pun bertambah.

Tuntutan pekerjaan atau mencari media meluangkan waktu menjadi alasan yang mendasari orang-orang mencari barang elektronik. Ini menyebabkan demant. Ini diperparah dengan adanya beberapa jalur perdagangan yang terhambat karena lockdown dan kebijakan lokal membuat distribusi terhambat.

Selain itu VGA dikategorikan barang mewah sehingga menjadikan import kurang di proritaskan ketimbang barang konsumsi. Dan bila kota anda berdampak jalur perdagangan yang macet maka stok di daerah anda akan habis dan pasti akan beralih ke tempat yang memiliki stok lebih dimana tak jarang ini menjadi peluang penimbun untuk mencari cuan berlebih.

Stok chip global

Chip sekarang mungkin berada di jumlah yang kurang dibanding dengan jumlah pembeli. Ya karena sekarang chip yang marak dipakai adalah semi konductor yang dipakai di banyak device dari mulai smartphone sampai pesawat.

Hal inilah yang mendasari banyaknya perangkat yang goib karena tak banyak diproduksi atas kendala bahan baku. Contoh mudahnya bisa kamu lihat seperti bebrapa type smartphone yang tak bisa ditemui di pasaran karena habis terjual atau ditimbun.

Improvisasi performa

Seperti yang kita tahu produsen VGA berlomba untuk membuat trobosan baru dari 1080p menjadi 4k. 4gb vram menjadi 16gb dan banyak terobosan yang meningkat pesat dalam industri ini. Ini juga menjadi pemicu naiknya harga new gen. Dimana semakin mutakhir maka bahan dan cara pembuatannya akan memakan resource yang lebih banyak.

Para produsen pun harus kreatif dalam pemasaran hingga mereka juga bisa untung. Karenanya tak heran jika high-end sekarang dan yang akan datang memiliki harga yang terpaut 2x lipat.

Baca Juga  Aplikasi Alternatif IDM

Jadi gimana, beli atau tidak?

Kalau ini sebenarnya berbalik pada kita sendiri. modal dan research harus menjadi acuan. Karena modal saja tak cukup, Baiknya mencari yang terbaik dan pas di budget. Bila budget minim VGA second menjadi pilihan tepat. Ya walau sangat riskan karena kita harus tahu asal – usulnya so pilihan ada di kamu.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post comment